Artikel Fatwa : Kesembuhan Penyakit dengan Rukyah Senin, 27 Oktober 25 Soal :
Penanya mengatakan,
“Apakah mungkin mengobati penyakit dengan menggunakan rukyah ?
Adakah hadis-hadis dari Rasulullah Õóáøóì Çááåõ Úóáóíúåö æóÓóáøóãó yang menjelaskan tentang hal tersebut ?
Dan, apakah termasuk sunah tindakan menuliskan ayat kursi, surat Yasin, atau surat al-Fatihah pada selembar kertas, kemudian kita meletakkannya pada air dan kemudian kita meminum air tersebut ? “
Jawab :
Syaikh ÑóÍöãóåõ Çááåõ menjawab, “Iya, penyakit boleh jadi dapat disembuhkan dengan pembacaan al-Qur’an, dan ini merupakan fakta yang didukung dengan sunnah, dan merupakan hal yang telah dipraktekkan. Nabi Õóáøóì Çááåõ Úóáóíúåö æóÓóáøóãó pernah mengutus sekelompok orang dalam satuan pasukan. Lalu, mereka singgah di sebuah perkampungan, akan tetapi penduduk kampung enggan memberikan jamuan kepada mereka. Maka, mereka pun duduk-duduk di sebuah tempat di perkampungan tersebut. Kemudian, Allah ÓõÈúÍóÇäóåõ æóÊóÚóÇáóì menguasakan seekor ular utuk menyengat pimpinan kaum tersebut. Maka, datanglah mereka ke rombongan orang yang tengah singgah di kampung mereka, dan mengatakan : ‘Adakah di antara kalian orang yang dapat merukyah ?’ mereka pun mejawab, ‘Iya (ada). Maka, seorang lelaki maju menemui pemimpin kampung tersebut lalu ia membacakan surat al-Fatihah. Tiba-tiba pemimpin kampung tersebut dapat berdiri, seoleh-oleh ia terlepas dari ikatan yang mengiktanya.
Lalu, ketika mereka telah sampai dan menemui Rasulullah Õóáøóì Çááåõ Úóáóíúåö æóÓóáøóãó, mereka pun memberitahukan hal tersebut kepada beliau. Beliau pun mengatakan : “kamu tahu dari mana kalau al-Fatihah itu bisa sebagai ruqyah (untuk mengobati penyakit) ?.” (HR. al-Bukhari)
Dan, Allah ÓõÈúÍóÇäóåõ æóÊóÚóÇáóì telah berfirman,
æóäõäóÒøöáõ ãöäó ÇáúÞõÑúÂäö ãóÇ åõæó ÔöÝóÇÁñ æóÑóÍúãóÉñ áöáúãõÄúãöäöíäó æóáóÇ íóÒöíÏõ ÇáÙøóÇáöãöíäó ÅöáøóÇ ÎóÓóÇÑðÇ [ÇáÅÓÑÇÁ : 82]
“Kami turunkan dari al-Qur’an sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang mukmin, sedangkan bagi orang-orang zalim (al-Qur’an itu) hanya akan menambah kerugian.” (al-Isra : 82)
Adapun yang disebutkan oleh penanya berupa penulisan sebagian ayat yang di dalamnya terdapat permohonan perlindungan kepada Allah ÓõÈúÍóÇäóåõ æóÊóÚóÇáóì , lalu diletakkan di dalam air dan diminum, maka ini juga telah datang dari para salaf shaleh, dan hal itu pun mujarab dan bermanfaat.
Akan tetapi, disebutkan dalam pertanyaannya tentang surat Yasin, maka aku tidak mengetahui bahwa surat Yasin termasuk surat yang digunakan untuk meruqyah. Rukyah dilakukan dengan membacakan surat al-Fatihah, ayat Kursi, 2 ayat terakhir dari surat al-Baqaqah, surat al-Ikhlash, surat al-Falaq dan surat an-Naas.
Wallahu A’lam
Sumber :
Fatawa Nur ‘Ala ad-Darb, Muhammad bin Shaleh al-Utsaimin, Jilid 1, hal. 101, soal : 69.
Hit : 1736 |
Index Fatwa |
Beritahu teman |
Versi cetak |
Bagikan
| Index Keutamaan Al-quran |
|