Artikel : Hikmah Al-Quran & Mutiara Hadits
Menghadapi Seseorang Yang Tidak Jera Melakukan Kemungkaran
Senin, 03 Juni 13

Pertanyaan:

Di sana ada orang yang tidak jera kecuali dengan kekerasan, lalu apa yang mesti dilakukan?

Beliau menjawab:

Di sana ada di antara manusia yang tidak jera (melakukan kemungkaran) kecuali (dicegah) dengan kekerasan ..., akan tetapi kekerasan yang tidak membantu kemaslahatan dan tidak akan melahirkan melainkan hal yang lebih buruk dari padanya tidak boleh dilakukan, karena yang wajib adalah mengikuti hikmah. Kekerasan yang termasuk di dalamnya adalah hukuman fisik, pemberian pelajaran dan pemenjaraan adalah wewenang waliyul amri. Sedangkan masyarakat umum, kewajiban mereka adalah menjelaskan kebenaran dan mengingkari kemungkaran. Adapun merubah kemungkaran, apalagi dengan tangan, maka semua itu diserahkan kepada waliyu amri. Merekalah yang berkewajiban merubah kemungkaran sesuai dengan kapabilitas yang mereka miliki, karena merekalah yang bertanggung jawab terhadap masalah ini.

Kalau ada seseorang bermaksud merubah kemungkaran dengan tangannya setiap kali melihat suatu perbuatan mungkar, tentu hal ini akan menimbulkan mafsadat yang bisa jadi lebih dahsyat daripada kemungkaran yang hendak ia ubah dengan tangannya itu. Maka dari itu harus mengikuti al-hikmah dalam masalah ini. Sesungguhnya anda dapat merubah kemungkaran di rumahnya yang ada di bawah kendali anda dengan tangan anda, akan tetapi kalau urusan merubah kemungkaran yang terjadi di pasar bisa jadi berakibat lebih buruk daripada keberadaan kemungkaran itu sendiri. Maka, kewajiban anda adalah menginformasikan hal tersebut kepada orang yang berwenang mengingkari kemungkaran di pasar. (kalimat mudhi'ah: hal. 102).

[Sumber: Al-Muntaqa Min Fatawa fadilah Syaikh Shalih bin Fauzan bin ĎAbdillah al-Fauzan jilid 29/2]

Hikmah Al-Quran & Mutiara Hadits : index.php
Versi Online : index.php/?pilih=lihatfatwa&id=1598