Artikel : Fiqih - Hikmah Al-Quran & Mutiara Hadits

HARI JUMAT

Senin, 12 April 10


Di antara petunjuk Nabi shallallohu 'alaihi wasallam adalah memuliakan hari Jumat dan mengagungkannya, mengkhususkannya dengan ibadah-ibadah yang memang khusus untuknya.

Dari Abu Hurairah berkata, Rasulullah shallallohu 'alaihi wasallam bersabda,




Sebaik-baik hari di mana matahari menyinarinya adalah hari Jumat, di hari itu Adam diciptakan, di hari itu dia masuk surga dan di hari itu pula dia dikeluarkan darinya. Diriwayatkan oleh Muslim, Abu Dawud, at-Tirmidzi dan an-Nasa`i.

Di antara kekhususan hari Jumat, yaitu :

1- Dalam shalat Shubuh hari Jumat beliau membaca surat as-Sajdah dan surat al-Insan, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Muslim no. 879 dari Ibnu Abbas.

Ibnul Qayyim menyatakan dalam Zadul Maad 1/364 bahwa Syaikhnya Ibnu Taimiyah menyatakan bahwa Nabi shallallohu 'alaihi wasallam membaca dua surat ini di hari Jumat karena keduanya berisi apa yang terjadi dan akan terjadi di hari Jumat, keduanya berisi penciptaan Adam, hari kebangkitan, pengumpulan manusia di padang mahsyar dan hal itu terjadi di hari Jumat, membaca keduanya mengingatkan umat terhadap apa yang terjadi di hari tersebut.

2- Memperbanyak shalawat kepada Nabi shallallohu 'alaihi wasallam. Perbanyaklah shalawat kepadaku di hari Jumat dan malamnya. Diriwayatkan oleh al-Baihaqi dari Anas, muhaqqiq Zadul Maad berkata, Hasan.

Ibnul Qayyim menyatakan bahwa Rasulullah shallallohu 'alaihi wasallam adalah sayyidul anam sedangkan hari Jumat adalah sayyidul ayyam, maka shalawat di hari tersebut mempunyai keistimewaan di samping hikmah lainnya.

3- Membaca surat al-Kahfi di hari Jumat. Dari Abu Said al-Khudri bahwa Nabi shallallohu 'alaihi wasallam bersabda,




Barangsiapa membaca surat al-Kahfi pada hari Jumat maka dia diterangi oleh cahaya di antara dua Jumat. Diriwayatkan oleh an-Nasa`i, al-Baihaqi dan al-Hakim. Syaikh al-Albani menshahihkannya dalam Shahih at-Targhib wat Tarhib no.736/1.

Dalam riwayat ad-Darimi, Barangsiapa membaca al-Kahfi di malam Jumat maka dia disinari oleh cahaya antara dirinya dengan Baitul Atiq.

Adapun membaca surat Yasin di malam Jumat maka hadits yang mendasarinya adalah, Barangsiapa membaca surat Yasin di malam Jumat maka diampuni. Hadits ini diriwayatkan oleh al-Ashbahani dari Abu Hurairah. Hadits ini dhaif, Syaikh al-Albani menyebutkannya dalam Dhaif at-Targhib wat Tarhib no. 450.

4-Shalat Jumat yang termasuk kewajiban Islam yang muakkad, termasuk perkumpulan besar kaum muslimin, barangsiapa meninggalkannya karena meremehkan maka Allah akan menutup hatinya.

Shalat ini menyeret ibadah-ibadah lainnya seperti mandi Jumat, memakai wewangian, bersiwak, berpakaian terbaik, berangkat lebih awal, shalat sebelum Jumatan dimulai, berkumpul dalam kebaikan, khutbah dengan isinya dan seterusnya. Kita akan membahasnya dalam Adab-adab Jumat.

5- Saat ijabah (dikabulkannya doa) di hari Jumat. Dari Abu Hurairah berkata, Rasulullah shallallohu 'alaihi wasallam bersabda, Sesungguhnya di hari Jumat terdapat saat di mana seorang hamba muslim tidak mendapatkannya dalam keadaan berdiri shalat, dia memohon sesuatu kepada Allah kecuali Allah memberikannya kepadanya. Diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim.

Banyak pendapat di kalangan ulama kapan saat ijabah ini? Ibnul Qayyim dalam Zadul Maad I/377-379, menyebutkan pendapat-pendapat tersebut dan dia menyebut dua pendapat yang rajih karena didukung oleh dalil:

A- Dari duduk imam sampai selesai shalat. Abdullah bin Umar bertanya kepada Abu Burdah bin Abu Musa al-Asyari, Apakah kamu mendengar bapakmu menyampaikan hadits dari Rasulullah shallallohu 'alaihi wasallam tentang saat ijabah di hari Jumat? Abu Burdah menjawab, Ya, aku mendengarnya berkata, Aku mendengar Rasulullah shallallohu 'alaihi wasallam bersabda, Ia di antara duduk imam sampai selesai shalat. Diriwayatkan oleh Muslim.

B- Bada Ashar, dari Jabir bin Abdullah dari Rasulullah shallallohu 'alaihi wasallam bersabda,




Hari Jumat terdiri dari dua belas jam, seorang muslim tidak berada di dalamnya memohon sesuatu kepada Allah kecuali Dia memberikannya kepadanya, carilah ia di jam terakhir setelah shalat Ashar. Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan an-Nasa`i. Syaikh al-Albani menshahihkannya dalam Shahih at-Targhib wat Tarhib no. 703/21. Wallahu alam.
(Izzudin Karimi)
Hikmah Al-Quran & Mutiara Hadits : index.php
Versi Online : index.php/?pilih=lihatfiqih&id=176